Beberapa tahun terakhir, banyak sekali kasus kekerasan yang terjadi terhadap anak-anak di Indonesia baik di kota - kota besar maupun di kota kecil.
Kejahatan bukan hanya terjadi pada kekerasan fisik tetapi juga mental anak. Sebelum itu, tahukah moms dengan istilah pedofilia?
Mungkin kata yang mengerikan ini tidak asing lagi ditelinga moms. Ya pedofilia secara etimologi berasal dari bahasa yunani yaitu phais yang berarti anak, dan philia yang berarti cinta.
Menurut Diagnostik dan Statistik Manual Gangguan Jiwa (DSM), pedofilia adalah seseorang yang memiliki hubungan yang kuat dan berulang terhadap dorongan seksual dan fantasi tentang anak-anak prapuber. Sementara itu, orang yang mengidap pedofilia umumnya disebut dengan pedofil.
Perlu moms ketahui bahwa hampir sebagian besar pengidap pedofilia adalah kaum pria. Gejala pedofilia sebenarnya dapat terdeteksi pada diri sendiri setelah pubertas, dimana kecenderungan seksual lebih berorientasi kepada anak-anak dan perlu diketahui moms bahwa pedofilia adalah suatu jenis penyakit psikologis. Berbahaya sekali yah.
Tidak bisa dipungkiri setiap hari anak-anak pergi dan berinteraksi diluar baik itu di sekolah, tempat bermain, rumah teman, dan tempat umum lainnya, yang memungkinkan kita tidak dapat memantaunya, karena kita tidak bisa bersama anak selama 24 jam dan tidak mungkin rasanya kita mengurung anak dan membatasinya untuk bersosialisasi. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan banyak bahaya yang mengintai anak-anak di luar sana dari pelaku pedofilia.
Untuk mengatisipasinya, moms bisa melakukan beberapa cara ini untuk melindungi anak dari para pedofil:
Pedofil biasanya menyukai anak yang tampak pendiam dan menyendiri, beri perhatian selalu kepada anak
Pastikan moms mengetahui orang-orang yang sering berinteraksi dengan anak, dimana biasanya anak-anak moms berada. Kenali orang orang yang berada disekitar anak, cara tersebut dapat meminimalisir anak dari kejahatan pelaku pedofilia.
keterlibatan moms dalam hidup anak dapat menjadi tembok penghalang anak dari para pedofil. Ingatkan selalu anak untuk bersikap berani untuk menjaga dari bahaya yang mengancam.
Beri pengetahuan kepada anak untuk membedakan bagian tubuh yang boleh disentuh atau tidak
Jika anak anda memiliki pengetahuan yang cukup mengenai anggota tubuhnya, hal ini bisa mengurangi ancaman anak dari pedofil . Ajarkan anak moms anggota tubuh yang bisa disentuh seperti mencium tangan tidak ke sembarang orang.
Biasakan anak untuk berkata tidak, untuk menolak hal-hal yang mereka anggap tidak nyaman, agar mereka dapat keluar dari situasi berbahaya. Anak yang memiliki pengetahuan yang baik tentang ini akan membuat para pedofil ragu untuk mendekatinya.
Biasakan anak untuk terbuka ketika berbicara tentang orang-orang dan kejadian disekitarnya
Ajak anak moms berkomunikasi, tentang orang orang dan keadaan disekitarnya. Jika dirasa ada yang janggal, moms perlu waspada. Moms bisa memulai dengan mengajak ngobrol anak misalnya tentang keseharian disekolahnya, pertemanannya. Bangun relasi yang baik untuk bersama sama menjaga anak moms, misalnya dengan nenek, kakak, saudara.
Itulah moms beberapa tips agar anak anda terhindar dari para pelaku kejahatan seksual pedofilia. Beri perhatian terus kepada anak moms agar selalu terbuka saat bersama moms. Jangan sampai orang tua tidak mengetahui keadaan anak, justru pihak lain lah yang lebih dahulu mengetahuinya.
Untuk para orang tua anak adalah perhatian utama. Kita tidak pernah mengetahui kejahatan ada dimana, tetapi mencegahnya adalah hal yang paling utama. Jadi, selalu waspada ya moms.