Tunjukan Dirimu Saat Wawancara Lewat Cara Berpakaian

Kita

Tunjukan Dirimu Saat Wawancara Lewat Cara Berpakaian

“You never get a second chance to make a good first impression,” yang sama artinya dengan kita tidak bisa mengulang untuk mendapatkan kesan pertama. Hal tersebut menjadi masuk akal jika ada yang berkata bahwa kesan pertama sangat penting.

Faktanya, ketika kita bertemu dengan seseorang, orang tersebut sudah memiliki pendapat tentang kita sekitar empat detik dan membuat keputusan akhir tentang kita kira-kira di 30 detik awal.

Dalam survei terhadap para anggota dari American Personnel Consultants, orang-orang yang bertanggung jawab untuk mempekerjakan orang-orang untuk perusahan besar, pada umumnya mereka sudah bisa menentukan akan mempekerjakan seseorang atau tidak dalam waktu 30 detik saat pertemuan pertama.

Salah satu elemen terpenting dari mendapatkan kesan pertama yang baik adalah cara berpakaian. Bagaimana cara berpakaian kita mempunyai bobot 95% dalam penilaian kesan pertama, karena baju kita mencakupi 95% badan kita. Selain itu, gara rambut dan aksesoris juga digunakan sebagai pelengkap cara berpakaian kita.

Yuk simak cara berpenampilan saat wawancara kerja di bawah ini.

1. Gaya Rambut

Perempuan :  Gunakan bando atau jepit sehingga rambut kamu tidak terjuntai dan menganggu saat sedang berbicara. Bisa juga kamu mengikat ekor kuda rambut kamu sehingga terlihat bersih dan rapih.

Laki-laki : gunakan minyak rambut—namun jangan berlebihan—agar rambut kamu terlihat rapih dan tidak urakan.

2. Makeup

Perempuan : gunakan make up senatural mungkin. Hindari make up dengan warna mencolok dan terdapat glittery yang akan membuat kamu seperti akan pergi ke pesta.

Laki-laki  : untuk laki-laki, pastikan muka kamu tidak berminyak saja sudah cukup untuk mendukung dkamunan kamu.

Baca Juga :  Padupadan Kebaya Modern untuk Acara Non Formal

3. Pakaian dan Aksesoris

Sesuaikan pakaian dengan bidang perkerjaan yang kamu ajukan. Jika perusahaan yang kamu tuju lingkungan kerjanya serius seperti bank atau firma hukum, gunakan busana formal seperti blazer dengan bawahan rok span di bawah lutut.

Jika perusahaan tersebut bekerja di bidang industri kreatif, biasanya cara berpakaian mereka lebih santai. Namun bukan berarti kamu dapat menggunakan kaos dan jeans. Gunakanlah kemeja dan celana bahan panjang atau kamu juga bisa memakai rok rempel.

Pemilihan warna juga penting. Perusahaan cenderung menyukai biru (23%) dan hitam (15%). Kamu bisa memilih kemeja warna biru dan dipadupadankan dengan blazer warna hitam atau abu.abu. Paduan warna ini mencerminkan bahwa kamu adalah orang yang jujur dan dapat dipercaya.

Hindari warna yang mencolok dan terang, apalagi warna merah. Karena warna merah akan memberikan kesan menantang.

Perempuan : gunakanlah aksesoris secukupnya. Hindari memakai kalung atau cincin yang terlalu mencolok sehingga dapat menganggu/mengalihkan perhatian si pewawancara. Hindari pula kesan seksi.

Laki-laki : pastikanlah kamu memasukkan kemeja ke dalam celana panjang dan gunakan ikat pinggang.

4. Sepatu

Perempuan : gunakanlah sepatu yang tertutup depannya dengan hak yang yang tidak terlalu tinggi, misalnya sekitar 2,5-5cm

Laki-laki : gunakanlah sepatu pantofel yang sudah disemir terlebih dahulu agar terlihat bersih dan rapih.

Nah, terbukti bukan bahwa penampilan saat wawancara kerja itu sangat penting? Kamu benar-benar harus memperhatikan apa yang kamu kenakan dari ujung kepala hingga ujung kaki, karena secara tidak kamu sadari, hal tersebut akan menjadi penilaian sendiri. Tidak kalah penting, kamu harus mengenakan barang-barang yang membuat kamu nyaman ya, karena itu juga mempengaruhi mood hati kamu.

Baca Juga :  Kenapa Anak Muda Suka Nongkrong

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags