Wajah memang tidak dapat dibentuk layaknya pahatan kayu. Tetapi dengan teknik shading, kamu dapat “mengukir” wajah sehingga wajahmu pun bisa menjadi lebih tajam dan lebih berstruktur.
Namun, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan terkait shading. Pasalnya, teknik shading yang tidak tepat akan membuat wajahmu menjadi aneh dan tidak alami. Tentunya tidak mau bukan makeup yang kamu kenakan membuat penampilan menjadi “menor” dan “mencolok”? Untuk itu, yuk kenali cara-cara dasar teknik shading.
1. Hindari bahan glitter
Banyak orang yang menggantikan shading powder dengan eyeshadow. Hal tersebut bukanlah masalah besar, mengingat banyak eyeshadow yang berwarna senada dengan shading powder.
Tetapi, sebuah kesalahan besar apabila kamu gunakan eyeshadow dengan glitter. Dikarenakan hal tersebut akan memberikan kesan wajahmu yang tidak alami.
Shading adalah “pondasi” bagi wajah. Shading bukanlah riasan yang harus ditonjolkan seperti layaknya lipstik, eyeshadow, atau blush on
2. Kenali titik-titik shading

Shading memang dapat memberikan efek wajah tirus dan lebih tajam, tetapi tentunya shading powder tidak dibalurkan di seluruh area wajah kamu ya.
Aplikasikan shading powder hanya di sepanjang batas rambut dengan dahi, sebelah kanan dan kiri tulang hidung, di bagian bawah tulang pipi, dan di sepanjang rahang. Jangan terlalu lebar! Cukup pulaskan shading selebar ujung kuas berukuran sedang saja. Kemudian, pada bagian hidung, kamu bisa gunakan kuas yang kecil.
3. Pulas searah jarum jam
Pulaskan shading searah jarum jam. Jika kamu memulaskan shading dengan asal-asalan dan dengan arah yang acak dan tak beraturan, maka akan membuat shading menjadi berantakan dan dapat melebar ke mana-mana. Pastinya kamu tidak mau kan wajahmu terlihat aneh karena kesalahan dalam hal ini?
4. Jangan terlalu tebal
Banyak wanita yang berpikir, semakin tebal shading, maka wajah pun akan semakin tajam. Hal tersebut salah besar! Shading yang terlalu tebal akan membuat wajah menjadi aneh, dan membuat orang justru berpikir bahwa kamu belum selesai merias wajah.
Setelah memulas shading, rapikan dengan menggunakan kuas atau bagian ujung spons bedak. Jangan sampai shading powder menghilang, tapi rapikan hingga shading powder menyatu dengan kulitmu.
5. Jangan lupakan highlighter
Highlighter adalah “teman setia” shading. Tanpa highlighter, proses shading tidak akan maksimal.
Gunakan highlighter di bagian atas tulang pipi, bagian atas rahang, bagian tengah dahi dan di bagian tengah hidung. Lalu, rapihkan hingga menyatu dengan kulitmu. Perlu diingat juga, ada baiknya untuk tidak menggunakan highlighter yang mengandung glitter.
Usai kamu memulas wajah dengan shading powder dan highlighter, jangan lupa aplikasikan bedak ya. Bedak akan membuat wajah menjadi tidak berminyak,dan tentunya menyamarkan shading powder serta highlighter sehingga wajah tampak lebih natural. Selamat mencoba!