Cara Menganalisis dan Menginterpretasikan Data-data Hasil Penelitian Kualitatif

Kita

 

Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan kepada filsafat paradigma positivis, yaitu kerangka pemikiran yang lebih mengedepankan cara pengumpulan data secara mendalam. Tipe penelitian ini digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, di mana peneliti adalah sebagai instrument kunci.

Penggunaan metode ini berguna ketika peneliti berkeinginan memahami interaksi sosial yang kompleks, di mana peneliti ikut serta melakukan wawancara mendalam terhadap interaksi sosial tersebut. Selain itu, penelitian jenis ini dapat juga digunakan untuk meneliti perkembangan budaya dari suatu masyarakat adat. Dalam melakukan penelitian kualitatif, peneliti harus melakukan analisa data secara mendalam agar mendapat gambaran yang akurat. Di bawah ini terdapat beberapa cara untuk melakukan analisa data penelitian kualitatif yang dapat Anda terapkan.

 

  1. Pastikan bidang penelitian sesuai dengan kemampuan

 

Dalam melakukan penelitian kualitatif, pastikan bahwa Anda memiliki kemampuan dalam bidang yang akan diteliti. Hal ini dikarenakan penelitian kualitatif memerlukan kemampuan yang tidak main-main. Anda dituntut lihai untuk menuangkan kerangka teori penelitian dan pertanyaan penelitian yang bersifat akademis menjadi suatu hal yang dapat diterjemahkan ke dalam situasi yang ada di dalam masyarakat tertentu. Dengan demikian, Anda tidak kaku dalam meleburkan ranah akademis ke dalam masyarakat yang lebih aplikatif. Bayangkan jika Anda melakukan penelitian yang di bidang yang tidak Anda pahami, mungkin Anda akan kewalahan untuk memahami dasar-dasar bidang penelitian yang Anda lakukan.

 

  1. Bangun pertanyaan analitik

 

Dalam melakukan analisa data penelitian kualitatif, ada baiknya Anda menyiapkan kerangka pertanyaan analitik. Dengan membangun pertanyaan analitik yang terstruktur, maka pola analisa Anda telah tertata dan tidak melompat dari satu sub tema ke sub tema yang lain. Anda dapat membangun pertanyaan analitik yang menyeluruh agar relevansi dari data yang akan Anda analisa tetap terjaga. Bayangkan jika Anda tidak menyusun pertanyaan analitik, bisa saja Anda kebingungan apa yang ingin disampaikan dari data yang ada.

Baca Juga :  Hal-hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Wawancara

 

  1. Rencanakan sesi pengumpulan data dengan cermat

 

Rencanakan waktu meneliti dengan tepat, cermat, dan efektif. Tidak perlu terburu-buru saat pengumpulan data. Hal ini dikarenakan cenderung berpengaruh buruk terhadap hasil pengumpulan data. Contohnya ketika Anda melakukan penelitian secara spontan pada masyarakat Badui yang tidak dapat digali dalam waktu singkat, hal ini akan menyulitkan penelitian yang sedang dilakukan. Pada akhirnya Anda akan menerjemahkan data sesuka Anda karena tidak memiliki waktu yang cukup untuk mendapatkan informasi sebenarnya.

Dengan memiliki alokasi waktu yang cukup akan membuat Anda lebih fokus dan tidak “dikejar-kejar” dengan waktu. Sehingga Anda pun tidak akan stress dalam menganalisa data karena deadline pengumpulan yang mepet.

 

  1. Interpretasikan data berdasarkan klasifikasi penelitian

 

Hal ini mungkin sepele atau bahkan dibiarkan begitu saja. Namun, daya ingat setiap manusia berbeda – beda. Maka dari itu, mencegah atau meminimalisir kesalahan dalam meneliti data, Anda perlu melakukan klasifikasi data agar mudah untuk dibaca dan diinterpretasikan.

Dengan mengklasifikasikan data penelitian, maka akan memudahkan analisa data. Hal ini dikarenakan peneliti dapat langsung menganalisis data yang diperlukan tanpa harus kebingungan dengan bentuk data lapangan yang berantakan. Bayangkan jika Anda tidak mengklasifikasikan data dan Anda kebingungan dalam mengolah data hasil observasi, mungkin Anda akan menghabiskan waktu yang tidak sedikit untuk berkutat dengan hal tersebut.

 

  1. Gunakan alat – alat visual

Penggunakan grafik dan chart, misalnya table, matriks, dan diagram dianggap dapat memudahkan proses analisis dan interpretasi data. Hal ini dikarenakan otak manusia cenderung lebih mudah mengingat atau menafsirkan sesuatu melalui bentuk visual.

Hal ini juga merupakan upaya untuk menghadirkan bukti-bukti penelitian yang dilakukan agar dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak-pihak terkait dengan penelitian yang Anda lakukan. Bayangkan jika Anda tidak memiliki bukti-bukti otentik terkait dengan penelitian yang Anda lakukan, maka besar kemungkinan penelitian Anda akan diragukan kredibilitasnya.

Baca Juga :  5 Alasan Harus Menyukai Pelajaran Bahasa Indonesia

 

Dalam melakukan analisa data penelitian kualitatif, Anda harus memiliki persiapan yang matang. Hal ini tentunya untuk mendukung kelancaran penelitian yang sedang Anda lakukan. Kemudian, hal ini akan menunjang kualitas penelitian yang dilakukan. Semakin matang Anda mempersiapkan segala sesuatu untuk mengolah data penelitian, maka semakin baik hasil analisa data yang Anda lakukan.

Artikel Terkait

Bagikan:

Tags